Monday 2 February 2026 - 21:46
Lebih dari 850 Dosen Universitas di Iran Nyatakan Kepatuhan Kepada Rahbar adalah Tugas Agama, Konkret, dan Bersejarah

Hawzah/ Lebih dari 850 Dosen Universitas di Iran Keluarkan Pernyataan: Mendukung Kepemimpinan (Rahbar) Saat Ini adalah Kewajiban Syariat yang Konkret dan Bersejarah.

Berita Hawzah – Sebanyak lebih dari 850 dosen universitas di Iran, termasuk 68 dosen teladan nasional, 40 ilmuwan dalam 1% teratas dunia, 49 ilmuwan dalam 2% teratas dunia, 10 ilmuwan dengan karya sitasi tinggi di bidang ilmu humaniora, 354 profesor penuh, dan 315 dosen associate terkemuka Iran, telah menandatangani pernyataan yang menyatakan dukungan mereka terhadap Pemimpin Besar Revolusi Islam.

Beberapa point dari pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

Mereka, para dosen dan ilmuwan yang berkomitmen dari Iran Islam, selalu memiliki cita-cita untuk mencapai kemuliaan, keamanan, dan kemajuan bagi negara mereka dalam kerangka sistem rakyat dan Islam. Mereka percaya bahwa kemerdekaan sejati dan unik dari Republik Islam Iran, serta kebebasan dari dominasi asing yang merupakan buah dari darah para syuhada, telah memungkinkan perkembangan universitas-universitas di negara mereka, melahirkan para ahli spesialis, dan mencapai kemajuan ilmiah dan teknologi yang luar biasa.

Berdasarkan kesadaran kolektif, tanggung jawab sejarah terhadap bangsa, komitmen agama, dan kesadaran ilmiah mereka, dengan penuh keyakinan dan kesepakatan, mereka menyatakan posisi mereka sebagai berikut:

1. Kepemimpinan: Benteng yang Kokoh bagi Revolusi

Kepemimpinan Besar Revolusi adalah pembawa bendera front perlawanan, penafsir kehendak ilahi bangsa, dan satu-satunya referensi yang menentukan jalur kemuliaan dan kemerdekaan Iran yang dicintai. Beliau bukan hanya pemimpin rakyat di wilayah geografis tertentu, tetapi juga pembawa bendera front perlawanan global dan satu-satunya figur yang teguh yang telah menghancurkan hegemoni palsu Barat.

2. Peringatan kepada Firaun-Firaun Zaman:

Mereka mengingatkan bahwa nasib pasti dari semua orang zalim sepanjang sejarah, dari Firaun hingga Namrud, dan dari Trump dan Netanyahu hingga setiap pengkhianat dan bayaran dalam negeri dan luar negeri yang berani menyerang wilayah kekuasaan dan kepemimpinan umat Islam, adalah tempat pembuangan sejarah.

Musuh-musuh Islam dan Iran harus tahu bahwa setiap konspirasi, posisi, atau tindakan mereka yang bertujuan untuk menciptakan keraguan, jarak, atau serangan terhadap posisi yang mulia ini dan cendekiawan ilahi ini akan dihadapi dengan api kemarahan yang meluas dan jawaban yang menghancurkan dan menghancurkan dari bangsa Iran, umat Islam, dan semua orang bebas di dunia.

3. Mengecam Terorisme Modern dan Peringatan terhadap Fasisme Anti-Rasionalitas:

Mereka, komunitas ilmiah Iran, mengecam tindakan kriminal yang terorganisir oleh agen-agen yang terkait dengan Amerika Serikat dan rezim Zionis, yang menyebabkan kematian lebih dari 3000 warga sipil Iran, penghancuran infrastruktur vital, dan pembakaran Al-Qur'an dan tempat-tempat suci seperti masjid, sekolah, dan perpustakaan.

Dalam periode sensitif ini, mereka menyerukan kepada semua akademisi dan intelektual untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan mereka. Dunia menyaksikan munculnya tren yang berbahaya dan "fasisme modern" yang memakai kulit hak asasi manusia, tetapi sebenarnya adalah musuh bebuyutan rasionalitas, kebebasan berpikir, demokrasi sejati, dan dialog ilmiah independen. Gerakan ini menggunakan alat-alat seperti perang psikologis canggih dan kontrol media untuk mencoba menutup suara kebenaran dan menundukkan kehendak bangsa-bangsa yang bebas.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha